Prototipe Charlie Tempuh 220 Meter dalam Uji di Gurun Tabernas

Uji lapangan delapan hari di Spanyol tenggara menunjukkan Charlie mengikuti perintah jarak jauh dan mencatat kesalahan navigasi kurang dari 1%.

  • Charlie, prototipe buatan Airbus, menempuh 220 meter di Gurun Tabernas dalam uji lapangan selama delapan hari.
  • Pada hari keenam, Charlie melaju lebih dari 60 meter tanpa operator di kemudi dengan kesalahan navigasi kurang dari 1%.
  • Charlie memakai perangkat lunak pemandu, navigasi, dan kontrol yang sama dengan rover Rosalind Franklin.
  • Uji ini menunjukkan operasi jarak jauh dan navigasi otonom dapat dinilai dari jarak tempuh, kesalahan navigasi, serta kepatuhan pada perintah tim sains.

Apa yang terjadi

Prototipe bernama Charlie, yang dibangun oleh Airbus, menjalani uji lapangan di Gurun Tabernas, Spanyol tenggara. Kendaraan ini menempuh 220 meter di lanskap tandus selama delapan hari.

Apa yang kami ketahui

Charlie adalah prototipe yang dibangun oleh Airbus.

Uji lapangan dilakukan di Gurun Tabernas, Spanyol tenggara, dalam kampanye tes 20 hari; hujan sempat mengganggu tes di gurun.

Charlie menempuh 220 meter melintasi lanskap tandus selama delapan hari dan mengikuti perintah dari tim sains sejauh 1.200 kilometer.

Pada hari keenam, Charlie menempuh lebih dari 60 meter tanpa operator di kemudi, dengan kesalahan navigasi kurang dari 1%.

Charlie menjalankan perangkat lunak pemandu, navigasi, dan kontrol yang sama dengan rover Rosalind Franklin; Rover Operations Control Centre (ROCC) berada di Turin, Italia.

Tim memakai peta elevasi digital untuk memastikan lereng merupakan tanjakan landai.

Mengapa ini penting

Bagi pemantau industri Bulan, uji ini menunjukkan operasi jarak jauh dan navigasi otonom dapat dinilai dari jarak tempuh, kesalahan navigasi, serta kepatuhan pada perintah tim sains.

Perangkat lunak yang sama dipakai pada rover Rosalind Franklin, yang bertujuan mencari bukti kehidupan dan membawa instrumen PanCam, CLUPI, Enfys, serta WISDOM untuk mendeteksi petunjuk aktivitas mikroba purba.

Selanjutnya

Rover Rosalind Franklin dijadwalkan mendarat pada 2030.

Sumber

  1. 1.ESA Human and Robotic Exploration

Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini