NASA dan Boeing Umumkan Rencana Starliner 2028
NASA dan Boeing membahas status Starliner, perbaikan teknis, serta misi berawak berikutnya pada 2028.
- Penerbangan berawak berikutnya dijadwalkan pada 2028 ke ISS dengan astronaut NASA Woody Hoburg.
- NASA dan Boeing membahas rencana penerbangan kru reguler Starliner setelah uji coba berawak 2024 mencatat masalah kinerja.
- Segel modul servis diganti dan modifikasi termal diterapkan untuk menangani kebocoran helium serta anomali thruster.
- NASA berencana membeli setidaknya satu misi berawak ke LEO setiap enam bulan hingga 2030-an.
- Crew Dragon dari SpaceX saat ini menjadi satu-satunya opsi kru yang tersedia.
Apa yang terjadi
NASA dan Boeing mengadakan konferensi pers bersama mengenai status pengembangan Starliner dan rencana penerbangan kru reguler. Starliner tercatat telah ditingkatkan dan didesain ulang, sementara uji coba berawak pada 2024 mencatat masalah kinerja.
Apa yang kami ketahui
Starliner berstatus pengembangan dan direncanakan untuk penerbangan kru reguler. NASA dan Boeing membahas wahana ini dalam konferensi pers bersama.
Starliner tercatat mengalami kegagalan demo berawak dan harus membuktikan keselamatan penerbangan tanpa awak. Wahana ini juga telah ditingkatkan dan didesain ulang.
Uji coba berawak pada 2024 melibatkan Butch Wilmore dan Sunita Williams, keduanya astronaut NASA. Penerbangan tersebut mencatat masalah kinerja.
Penyebab kebocoran helium pada modul servis telah ditemukan. Segel modul servis diganti dengan material baru dan toleransi yang lebih ketat.
Anomali thruster modul kru ditelusuri ke korosi katup internal. Kontrol baru diterapkan untuk membilas dan membersihkan thruster antar operasi misi, sedangkan modifikasi termal dilakukan untuk mengurangi suhu thruster; Boeing melakukan modifikasi termal pada modul servis Starliner.
Liputan dapat dilakukan langsung di Kennedy Space Center atau melalui nomor dial-in yang diminta paling lambat satu jam sebelumnya. Akreditasi media NASA tersedia daring, dan konferensi pers dapat disaksikan secara online.
Mengapa ini penting
Program kru komersial dirancang untuk mendukung setidaknya dua penyedia, tetapi saat ini Crew Dragon dari SpaceX adalah satu-satunya opsi kru yang tersedia. Perkembangan Starliner memengaruhi jumlah opsi wahana kru.
NASA berencana membeli setidaknya satu misi berawak ke LEO setiap enam bulan hingga 2030-an. NASA juga menyambut modal swasta untuk wahana kru lain serta menginginkan penyedia kru dan kargo tambahan, destinasi LEO komersial yang berkembang, dan ekonomi orbital secara keseluruhan.
SpaceX bermaksud mempensiunkan platform lama seperti Falcon dan Dragon, sementara Starship dicatat sebagai kemampuan generasi berikutnya. Fakta ini memberi konteks pada lanskap penyedia wahana antariksa.
Selanjutnya
Starliner harus membuktikan keselamatan penerbangan tanpa awak.
Penerbangan berawak berikutnya dijadwalkan pada 2028 dengan tujuan ISS dan awak Woody Hoburg, astronaut NASA.
Yang belum kami pastikan
- Tanggal uji coba 2024 dan misi berikutnya hanya diberi presisi tahun.
Sumber
Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini