Laboratorium Sains Fluida ESA Selesaikan Aktivitas Sains Terakhir di ISS
Setelah melampaui perkiraan masa pakainya dua kali lipat, Fluid Science Laboratory (FSL) milik ESA menyelesaikan eksperimen terakhir dan bersiap untuk dekomisioning.
- FSL ESA di ISS resmi menuntaskan aktivitas sains terakhirnya pada Juli 2026.
- Selama operasional, FSL mencatat 101.000 orbit, 18 eksperimen, dan 42.000 jam operasi.
- Program pamungkas PASTA-3 mempelajari pembentukan emulsi dalam kondisi gayaberat mikro.
- Astronaut kini mendukung dekomisioning akhir FSL dengan tonggak pada 9 Oktober 2026.
- Riset fluida FSL mendukung pengembangan teknologi propelan dan sistem pendukung kehidupan untuk misi Bulan dan cislunar.
Apa yang terjadi
Fasilitas Laboratorium Sains Fluida (FSL) milik Badan Antariksa Eropa (ESA) di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah menuntaskan seluruh aktivitas riset sains terakhirnya.
Dengan berakhirnya program sains, para astronaut kini mendukung tahap dekomisioning akhir FSL.
Apa yang kami ketahui
FSL diluncurkan pada Februari 2008 dan ditempatkan di dalam laboratorium Columbus di ISS.
Selama masa operasinya, FSL mengakumulasi 101.000 orbit mengelilingi Bumi, menjalankan 18 eksperimen ilmiah, dan membukukan 42.000 jam operasi.
Meski dirancang untuk masa pakai 10 tahun, FSL tetap produktif selama hampir dua kali lipat dari rencana awalnya.
Aktivitas sains terakhir FSL resmi berakhir pada Juli 2026.
Salah satu program riset pamungkasnya adalah PASTA-3, yang mempelajari bagaimana emulsi terbentuk dan berkembang dalam kondisi gayaberat mikro. Sampel PASTA-3 tiba di ISS pada September 2025 menggunakan wahana Cygnus NG-23.
Astronaut Sophie Adenot membantu merampungkan salah satu kegiatan sains berbantuan kru yang terakhir, sementara Léopold Eyharts adalah pelaku aktivasi dan commissioning awal FSL pada 2008.
Pusat Dukungan dan Operasi Pengguna Belgia (B.USOC) telah mengoordinasikan operasi sains harian FSL selama lebih dari satu dasawarsa.
Para astronaut mulai mendukung dekomisioning akhir, dengan tonggak penting pada 9 Oktober 2026.
Mengapa ini penting
Riset fluida dalam gravitasi mikro seperti yang dijalankan FSL memberikan wawasan kritis untuk misi jangka panjang ke Bulan dan ruang cislunar. Pemahaman mengenai pembentukan emulsi, konveksi, dan perilaku cairan menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi penanganan propelan serta sistem pendukung kehidupan yang andal di luar orbit rendah Bumi.
Selanjutnya
Proses dekomisioning telah dimulai dengan dukungan penuh kru, dan tonggak dekomisioning dijadwalkan pada 9 Oktober 2026.
Sumber
Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini