Studi baru NASA petakan penyimpanan air daratan
- Studi NASA memakai data dari misi GRACE dan GRACE-FO, yang menggunakan dua satelit dan mencakup 20 tahun.
- Mary Michael O’Neill, hidrolog Goddard Space Flight Center NASA, memimpin studi ini.
- Resolusi spasial yang lebih baik mengungkap dampak manusia yang sebelumnya tidak terdeteksi.
- Lahan pertanian beririgasi air tanah terkait dengan penurunan penyimpanan air daratan di Central Valley California, High Plains selatan AS, dan Chihuahua, Meksiko.
- Lahan tadah hujan di sebagian Afrika sub-Sahara mengalami peningkatan penyimpanan air daratan.
Apa yang terjadi
Studi baru NASA memetakan perubahan penyimpanan air daratan di 40 wilayah untuk periode 2002-04 hingga 2025-11. Studi ini dipimpin oleh Mary Michael O’Neill, hidrolog di Goddard Space Flight Center NASA.
Apa yang kami ketahui
Studi ini mencakup 40 wilayah dan 4 wilayah benua, dengan periode 2002-04 hingga 2025-11. Aktivitas manusia tercakup di setiap benua non-kutub kecuali Australia.
Data satelit berasal dari misi GRACE dan GRACE-FO, yang menggunakan 2 satelit dan mencakup 20 tahun.
Resolusi spasial yang lebih baik mengungkap sejumlah dampak manusia yang sebelumnya tidak terdeteksi. Analisis juga menunjukkan beberapa tren yang sudah diketahui lebih kuat daripada yang disadari sebelumnya.
Lahan pertanian beririgasi air tanah terkait kuat dengan penurunan penyimpanan air daratan. Penurunan terlihat di Central Valley California, High Plains selatan AS, dan Chihuahua, Meksiko.
India utara menunjukkan tren penurunan yang lebih curam dan lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya.
Peningkatan terjadi pada lahan tadah hujan di sebagian Afrika sub-Sahara. Pada budidaya milet, muka air tanah naik meski curah hujan di bawah rata-rata. Di negara bagian Maranhão di Brasil utara, ladang kedelai telah menggantikan hutan dan semak.
Mengapa ini penting
Bagi pembaca yang memantau industri bulan, studi ini menunjukkan cara NASA memakai data satelit untuk mengukur perubahan penyimpanan air dan mendeteksi dampak manusia.
Temuan ini menegaskan bahwa perubahan sumber daya air dapat dilacak lintas benua, termasuk dampak yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Sumber
Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini