Euclid Temukan Komet Pertamanya
- Euclid menemukan komet baru bernama C/2026 S1 (Euclid) yang sebelumnya tidak dikenal.
- Jarak objek itu tercatat 1,3 miliar km, setara jarak dari Matahari ke wilayah antara orbit Jupiter dan Saturnus.
- Orbit komet ini berskala ribuan tahun dan arahnya tidak sebidang dengan bidang horizontal planet-planet.
- Mikko Pöntinen dari University of Helsinki melaporkan objek itu ke IAU MPC sebagai komet baru.
- Objek ini dinilai bukan kandidat yang cocok untuk misi ESA Comet Interceptor.
Apa yang terjadi
Teleskop antariksa Euclid menemukan komet pertamanya, sebuah objek yang sebelumnya tidak dikenal. Objek tersebut dikonfirmasi sebagai komet dan diberi nama C/2026 S1 (Euclid).
Apa yang kami ketahui
Objek ini dikonfirmasi sebagai komet bernama C/2026 S1 (Euclid), komet baru pertama yang ditemukan Euclid dan sebelumnya tidak dikenal.
Jaraknya tercatat 1.300.000.000 kilometer, setara jarak dari Matahari ke wilayah antara orbit Jupiter dan Saturnus.
Orbitnya disebut berskala ribuan tahun; bidangnya tidak sama dengan bidang horizontal planet-planet, dan dari sudut pandang Matahari arahnya digambarkan lurus ke atas.
Mikko Pöntinen dari University of Helsinki mengembangkan perangkat lunak deteksi objek bergerak, lalu melaporkan objek ini ke IAU MPC sebagai komet baru.
Objek ini dinilai bukan kandidat yang cocok untuk Comet Interceptor, yaitu misi ESA pada masa depan.
Euclid dirancang untuk citra dalam dan stabil dari galaksi jauh, serta menghindari jalur langit yang kaya asteroid dan komet.
Catatan objek ini mencakup Euclid Deep Field North, 5 bidang pandang, 16 eksposur, serta status aktif melepaskan debu dan gas.
Mengapa ini penting
Untuk pembaca yang memantau industri Bulan, temuan ini memperlihatkan bahwa pelacakan objek Tata Surya disebut penting dalam misi Euclid, sementara penghapusan derau dari citra Euclid juga menjadi bagian misi.
Waktu respons cepat membuktikan deteksi saat objek jauh dari Matahari, meskipun Euclid dirancang untuk citra galaksi jauh dan menghindari jalur langit yang kaya asteroid serta komet.
Sumber
Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini