NASA Tetapkan Status Luncur Misi SpaceX Crew-13

  • NASA menetapkan status luncur untuk misi SpaceX Crew-13 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional.
  • Crew-13 membawa empat awak lintas negara, dengan Jessica Watkins sebagai komandan dan Luke Delaney sebagai pilot.
  • Pesawat Dragon Grace dan penguat Falcon 9 penerbangan ketiga dipakai ulang untuk rotasi awak ke-13 ini.
  • Misi ini terhubung dengan Expedition 75 dan mencakup riset, demonstrasi teknologi, perawatan, serta eksperimen sains.
  • Sementara Crew-13 disiapkan, misi NASA SpaceX Crew-12 sedang bersiap kembali ke Bumi.

Apa yang terjadi

NASA menetapkan status misi SpaceX Crew-13 untuk meluncur. Misi rotasi awak ke-13 ini membawa 4 anggota awak dan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Apa yang kami ketahui

Awak beranggotakan 4 orang, yaitu Jessica Watkins sebagai komandan wahana, Luke Delaney sebagai pilot, Joshua Kutryk sebagai spesialis misi, dan Sergey Teteryatnikov sebagai spesialis misi. Watkins dan Delaney adalah astronaut NASA, Kutryk astronaut CSA, serta Teteryatnikov kosmonaut Roscosmos.

Tujuan misi adalah Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan misi ini terhubung dengan Expedition 75. Aktivitasnya meliputi riset, demonstrasi teknologi, perawatan, dan eksperimen sains.

Lokasi peluncuran adalah Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station. Misi ini merupakan rotasi awak ke-13 dan dijalankan bersama NASA’s Commercial Crew Office; misi ini mencakup pemasangan Dragon pada Falcon 9.

Status misi ditetapkan untuk meluncur, dan tonggak prapeluncuran Dragon sedang berlangsung. Pesawat Dragon bernama Grace; penguat Falcon 9 tercatat sebagai penerbangan ke-3. Grace sebelumnya terbang pada musim panas 2025 dan terkait dengan Axiom Mission 4.

Ini merupakan penerbangan ke-2 Watkins ke stasiun luar angkasa. Bagi Delaney dan Kutryk, ini adalah penerbangan antariksa pertama mereka.

Sementara itu, misi NASA SpaceX Crew-12 sedang bersiap kembali ke Bumi.

Mengapa ini penting

Crew-13 menandai rotasi awak ke-13 yang dijalankan bersama NASA’s Commercial Crew Office, dengan awak gabungan NASA, CSA, dan Roscosmos. Misi ini menunjukkan operasi rotasi awak komersial ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Penggunaan Grace, yang pernah terbang pada musim panas 2025, serta penguat Falcon 9 pada penerbangan ke-3 memperlihatkan penggunaan ulang perangkat keras dalam misi awak komersial. Bagi pemantau industri antariksa, hal ini relevan dengan operasi stasiun, kemitraan internasional, dan aktivitas riset di orbit.

Sumber

  1. 1.NASA News Releases
  2. 2.Spaceflight Now

Ditulis oleh sistem AI berdasarkan sumber di atas dan diperiksa secara otomatis; tanpa penulis perorangan. Cara kerja situs ini